Industri Dan Dunia Usaha Indonesia, Bisa Recovery 28 Hari Setelah Serangan Cyber
JAKARTA, 07/05/2026
Industri
Dan Dunia Usaha Indonesia, baru bisa recovery 28 hari setelah serangan
cyber, realitas ini jauh lebih lama dari yang diperkirakan. Data ini
disampaikan oleh spesialis keamanan data internasional Commvault di
Jakarta Kamis (7/05). Manurut laporan insiden keamanan cyber yang
dilansir oleh Commvault, 81 persen pemimpin perusahaan di Indonesia
yakin sistem mereka bisa pulih dalam waktu hanya 5 hari setelah terkena
serangan siber. Akan tetapi Commvault menemukan bahwa jangka waktu pulih
5 hari ini hanyalah teori di atas kertas saja. Realitasnya ada 28 hari
waktu yang dibutuhkan untuk recovery sistem yang telah terkena serangan
cyber.
Laporan insiden security dari Commvault, yang
disampaikan dalam laporan “State of Data Resilience” ini selain menunjuk
Indonesia, juga menunjuk lokasi negara di kawasan ASEAN.
Vice
President Asia Pacific Commvault, Martin Creighan, menyampaikan hasil
temuan penting ini dalam Media Briefing Commvault di Hotel Fairmont,
Jakarta Pusat.
“Rata-rata waktu pemulihan organisasi di Indonesia masih sekitar 28 hari,” kata Martin.
Dinas Pemuda Gelar E-Sport Bupati Sidoarjo
Sidoarjo, 10/04/2026
Gelar E-Sport tingkat Kabupaten Sidoarjo akan digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) pada 11-12 April 2026 yang akan datang. Olah raga baru yang paling cocok dimainkan oleh GenZ (Generasi Z) bahkan di sebagian dari Generasi Alpha (Lahir 2010-2024) ini, sudah diakomodir sebagai salah satu cabang olah raga yang diakui di KONI.
Bahkan pada pelaksanaan Porprov yang lalu olah raga E-Sport sudah dipertandingkan dengan seru. Team E Sport Kabupaten Sidoarjo menjadi team terkuat yang ada di Jawa Timur, bahkan di atas team Surabaya dan Kota Malang. Atlet potensial E-Sport Sidoarjo menjadi atlet yang diperhitungkan di tingkat regional bahkan Global.
Ucapan Selamat Idul Fitri Dari Gereja Katolik Keuskupan Surabaya Di Sidoarjo Kota
Sidoarjo, 20/03/2025
Jiwa kerukunan yang dibawa oleh Pancasila, selalu bisa ditemukan di mana saja, wajah dihadapkan, di negeri ini. Nilai Bhinneka Tunggal ika Tan Hana Dharma Mangrua dapat ditemukan, bahkan di sudut sudut kota, yang tak terlihat dan ditinggalkan, jauh dari perhatian publik.
Salah satu potret indah itu, ditemukan di depan Gereja Katolik Keuskupan Surabaya di Sidoarjo Kota. Sebuah pamflet kecil berisi ucapan Hari Raya Idul fitri yang sederhana dan tulus, dipampangkan di Gedung Gereja dengan nama Paroki Santa Maria Annuntiata, Jalan Monginsidi No. 13 Sidoarjo.
Pamflet ini ditemukan oleh Informatika Newsline, Jum'at (20/03) saat sebagian umat Islam sudah melaksanakan sholat Idul Fitri, dari perhitungan posisi Bulan yang telah terjadi konjungsi (kesejajaran) dengan planet Bumi dan Matahari sejak Kamis pukul 06.40. Konjungsi ini berarti secara astronomis memberikan tanda berakhirnya Bulan Ramadhan 1447 H, dan tampilnya bulan Baru.


