Dinas Pemuda Gelar E-Sport Bupati Sidoarjo

Dinas Pemuda Gelar E-Sport Bupati Sidoarjo




Sidoarjo, 10/04/2026

Gelar E-Sport tingkat Kabupaten Sidoarjo akan digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) pada 11-12 April 2026 yang akan datang. Olah raga baru yang paling cocok dimainkan oleh GenZ (Generasi Z) bahkan di sebagian dari Generasi Alpha (Lahir 2010-2024) ini, sudah diakomodir sebagai salah satu cabang olah raga yang diakui di KONI. 

Bahkan pada pelaksanaan Porprov yang lalu olah raga E-Sport sudah dipertandingkan dengan seru. Team E Sport Kabupaten Sidoarjo menjadi team terkuat yang ada di Jawa Timur, bahkan di atas team Surabaya dan Kota Malang. Atlet potensial E-Sport Sidoarjo menjadi atlet yang diperhitungkan di tingkat regional bahkan Global. 

Menurut laporan Newzoo international, pada tahun 2022 diperkirakan ada 3,198 Milyar pemain di dunia, angka ini diperkirakan naik menjadi 3,534 Milyar pemain pada tahun 2025, sementara data pada tahun 2024 ada 3,32 miliar pemain game di seluruh dunia. Sebanyak 55% pemain berada di Asia-Pasifik, 13% di Eropa, dan hanya 7% di Amerika Utara.

Pendapatan yang berhasil diraih Industri eSports jelas pada tahun 2022 diproyeksikan mencapai 196,8 miliar USD, dengan ekspektasi mencapai 225,7 miliar USD ( 15% peningkatan) (Laporan Newzoo Internasional). Kawasan Asia-Pasifik memimpin pasar, dengan Tiongkok menguasai hampir seperlima dari total pendapatan global. Pasar esports global bernilai sekitar 2,89 miliar USD pada awal 2026. Kawasan Asia-Pasifik menyumbang lebih dari 57% penonton dunia. 





Dari sisi jumlah penonton di seluruh dunia, studi yang sama oleh NewZoo, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 ada 577,2 juta orang yang menonton berbagai bentuk kompetisi eSports. Jumlah ini meningkat tajam sebesar 33% dibandingkan tahun 2020 yang mencatat jumlah penonton sebesar 495 juta orang. Pada tahun 2026 ini jumlah penonton esports global ini diproyeksikan mencapai 640,8 juta.

Hampir setengah dari penonton tersebut termasuk penonton dengan katagori setia dan setengah kecanduan karena sangat menyukai menonton saja. Sisanya hanya menonton sesekali saja. Jika dihitung detail ada sebanyak 318,1 juta penggemar setia dan 322,7 juta penonton yang katagori sesekali sambil lewat.

Katagori ini adalah katagori mereka yang hanya menonton tanpa ikut main. Bahkan di sosial media seperti youtube sejumlah channel khusus dibuat untuk para penggemar setia dan kecanduan ini. Pendukung termasuk penonton E-sport terbanyak berada di Asia-Pasifik (57%), sedangkan Eropa dan Amerika Utara hanya menyumbang 16% dan 15% secara berturut-turut.

Yang mengejutkan dari hasil studi ini, juga terungkap, bahwa ternyata pemain eSports global bukan hanya dimainkan oleh Gen Z, Gen Alpha dan Beta (Babby boomer saja), ternyata ada 83% generasi milenial dan 70% Gen X yang juga ikut terlibat dalam permainan, dan bahkan dalam studi tersebut terkuak bahwa, hampir setengah dari generasi baby boomer melakukan hal yang sama. Basis Penggemar Utama: Tiongkok dan Filipina menyumbang 40% dari total basis penggemar esports global. 

Zahlul Yussar sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, yang membidangi pembinaan pemuda dan olahraga, menjadi pendukung utama kegiatan olahraga berbasis Cyber ini. 

Menurut Yussar yang juga dikenal sebagai Ketua IESPA (Ikatan Esport Indonesia) Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ESport ini menjadi ajang bagi para pemuda yang hoby bermain Cyber game atau game online untuk bertanding. Dengan adanya ajang E Sport ini, potensi hoby para pemuda, bisa diarahkan untuk meraih prestasi. 

"Ayo ramaikan Esport Sidoarjo ini,..." Pesannya menutup pembicaraan dengan Informatika newsline. 


Laporan : ESW











Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama